Lewati ke konten

Candle: apa yang dikatakan satu candle

Membaca pasar: grafik, alat, dan instrumen3 menit baca
Yang Anda pelajari dalam 3 menitSetiap candle pada grafik XAU/USD menyimpan empat angka untuk satu potong waktu: harga open, high, low, dan close. Dari keempat angka itu saja, bentuk candle bisa dibaca tanpa menebak arah harga. Angka-angka ini juga yang dipakai untuk menghitung nilai pergerakan dalam rupiah, sehingga biaya dan hasil bisa diperiksa sebelum posisi dibuka.

Sebelum masuk ke bentuk candle, periksa dulu daftar singkat berikut. Ini bukan janji hasil, hanya urutan pemeriksaan yang bisa dipakai siapa saja.

TinggiTutupBukaRendahBadanEkorJualBeliXAU/USD
Diagram skematis satu candle: badan dari open ke close, sumbu atas ke high, sumbu bawah ke low, dengan label waktu di bawahnya.

Urutan pemeriksaan sebelum membaca bentuk candle

Sebelum melihat bentuk candle, periksa dulu empat angka yang membentuknya. Urutannya adalah open, high, low, close. Open adalah harga pembukaan, high adalah harga tertinggi, low adalah harga terendah, dan close adalah harga penutupan. Keempat angka ini selalu ada pada setiap candle, tanpa kecuali. Tanpa membaca keempatnya, bentuk candle tidak bisa ditafsirkan dengan benar.

Setelah keempat angka diketahui, hitung badan, sumbu atas, dan sumbu bawah. Badan adalah selisih antara open dan close. Sumbu atas adalah selisih antara high dan nilai tertinggi di antara open atau close. Sumbu bawah adalah selisih antara nilai terendah di antara open atau close dan low. Rentang penuh adalah selisih antara high dan low. Semua angka ini dihitung dalam satuan harga, misalnya poin untuk XAU/USD.

Langkah terakhir adalah membandingkan candle ini dengan candle sebelumnya. Perbandingan dilakukan pada posisi open, close, high, dan low. Apakah open lebih tinggi atau lebih rendah dari close sebelumnya. Apakah high melewati high sebelumnya. Apakah low menembus low sebelumnya. Perbandingan ini memberi konteks, karena satu candle tidak berdiri sendiri.

Arti badan dan sumbu dalam satuan harga

Badan candle menunjukkan jarak antara harga pembukaan dan penutupan. Badan yang panjang berarti pergerakan harga dari open ke close cukup jauh. Badan yang pendek berarti pergerakan harga dari open ke close hanya sedikit. Badan tidak menunjukkan arah masa depan, hanya mencatat apa yang sudah terjadi dalam satu potong waktu. Warna badan biasanya menunjukkan apakah close lebih tinggi atau lebih rendah dari open.

Sumbu atas menunjukkan harga tertinggi yang dicapai selama periode candle. Sumbu bawah menunjukkan harga terendah yang dicapai. Sumbu yang panjang menandakan bahwa harga sempat bergerak jauh dari badan, tetapi kembali lagi sebelum candle ditutup. Sumbu yang pendek menandakan bahwa harga tidak banyak bergerak di luar badan. Panjang sumbu diukur dalam satuan harga yang sama dengan badan.

Rentang penuh adalah jumlah dari badan, sumbu atas, dan sumbu bawah. Rentang penuh memberi gambaran seberapa besar pergerakan harga total dalam periode tersebut. Rentang penuh yang besar berarti volatilitas tinggi pada periode itu. Rentang penuh yang kecil berarti volatilitas rendah. Angka ini bisa dikonversi ke rupiah dengan mengalikan dengan nilai per poin, yang berbeda antar broker.

Pemeriksaan bentuk candle tanpa menebak arah

Bentuk candle ditentukan oleh perbandingan antara badan dan sumbu. Badan panjang dengan sumbu pendek menunjukkan bahwa harga bergerak searah dari open ke close. Badan pendek dengan sumbu panjang menunjukkan bahwa harga bergerak dua arah dan kembali ke dekat open. Bentuk ini tidak memberi sinyal beli atau jual. Bentuk ini hanya menggambarkan apa yang terjadi selama periode candle.

Satu candle tidak menentukan arah berikutnya. Candle berikutnya bisa berbeda sepenuhnya. Yang bisa dilakukan adalah mencatat posisi candle ini relatif terhadap candle sebelumnya. Apakah candle ini lebih tinggi atau lebih rendah dari candle sebelumnya. Apakah rentangnya lebih besar atau lebih kecil. Catatan ini membantu memahami konteks, bukan memprediksi.

Untuk menghindari kesalahan umum, jangan hanya melihat warna candle. Warna hanya menunjukkan hubungan open dan close. Dua candle dengan warna sama bisa memiliki bentuk yang sangat berbeda. Periksa selalu keempat angka dan bandingkan dengan candle sebelumnya. Dengan begitu, penilaian didasarkan pada data, bukan tebakan.

Candle sebagai penanda waktu, bukan penanda arah

Satu candle hanya mewakili satu potong waktu yang tetap. Pada grafik XAU/USD, potongan itu bisa satu menit, lima menit, satu jam, atau satu hari, tergantung pengaturan yang dipilih. Candle satu jam mencatat open, high, low, dan close selama satu jam penuh, lalu berhenti dan digantikan candle berikutnya. Karena itu, keempat angka pada satu candle tidak mewakili hari perdagangan secara keseluruhan. Membandingkan candle dari potongan waktu yang berbeda tidak menghasilkan bacaan yang setara.

Perbedaan potongan waktu mengubah tinggi rendahnya badan dan sumbu, meski pasar bergerak sama. Pada potongan waktu pendek, candle sering hanya mencatat gerakan kecil, sehingga badan dan sumbunya pendek. Pada potongan waktu panjang, gerakan yang sama terkumpul menjadi satu candle dengan badan dan sumbu yang lebih besar. Angka high dan low tetap benar untuk potongan waktunya masing-masing, tetapi tidak bisa dipindahkan begitu saja ke potongan waktu lain. Karena itu, sebelum menilai bentuk candle, periksa dulu satuan waktu yang sedang ditampilkan di grafik.

Satu candle juga tidak mencatat urutan kejadian di dalam potongan waktunya. Empat angka hanya memberi tahu di mana harga mulai, seberapa tinggi, seberapa rendah, dan di mana berhenti. Urutan naik dan turun di antara keempat titik itu tidak tersimpan dalam candle. Dua candle dengan open, high, low, dan close yang sama persis bisa terbentuk dari jalur harga yang berbeda. Jadi, bentuk candle adalah ringkasan, bukan catatan lengkap. Untuk melihat urutan kejadian, diperlukan data yang lebih rinci daripada satu candle.

Nilai rupiah dari satu candle dihitung dari rentang penuhnya, bukan dari warnanya. Rentang penuh adalah high dikurangi low, lalu dikalikan nilai per poin untuk ukuran kontrak yang dipakai. Nilai per poin berbeda antar broker dan antar ukuran kontrak, jadi hasilnya tidak bisa disamakan untuk semua akun. Angka ini hanya alat pemeriksaan biaya dan hasil, bukan gambaran keuntungan. Periksa nilai per poin pada akun masing-masing sebelum memakai rentang candle untuk hitungan apa pun.

Empat angka pada satu candle XAU/USD di 2.410,00

LangkahJumlahCatatan
Harga open2.408,00Harga saat potong waktu dimulai, dicatat oleh platform.
Harga high2.414,00Harga tertinggi yang tersentuh selama potong waktu itu.
Harga low2.406,00Harga terendah yang tersentuh selama potong waktu itu.
Harga close2.412,00Harga saat potong waktu berakhir.
Badan candle4,00Selisih close dikurangi open: 2.412,00 - 2.408,00.
Sumbu atas2,00Selisih high dikurangi close: 2.414,00 - 2.412,00.
Sumbu bawah2,00Selisih open dikurangi low: 2.408,00 - 2.406,00.
Rentang penuh8,00Selisih high dikurangi low: 2.414,00 - 2.406,00.
Nilai pergerakan pada 0,10 lotRp400.000,004,00 poin dikali nilai per poin untuk 0,10 lot; nilai ini berbeda antar broker dan ukuran kontrak.

Broker dapat membulatkan harga, menambahkan spread, komisi, atau biaya swap di atas angka-angka ini. Satu pip pada satu lot standar XAU/USD adalah angka yang berbeda-beda tergantung broker dan ukuran kontrak, jadi tidak ada satu angka tetap yang bisa dipakai untuk semua akun.

Melakukannya sekali, langkah demi langkah

Langkah-langkah berikut membantu Anda memeriksa satu candle XAU/USD secara berurutan. Lakukan sekali untuk setiap candle yang ingin dibaca.

  1. 01

    Catat keempat angka candle

    Tuliskan open, high, low, dan close untuk candle yang sedang diamati. Pastikan angka diambil dari grafik yang sama dan periode waktu yang sama. Jangan mencampur angka dari periode berbeda. Urutan penulisan sebaiknya open, high, low, close.

  2. 02

    Hitung badan, sumbu atas, dan sumbu bawah

    Hitung badan dengan mengurangi open dari close atau sebaliknya, ambil nilai positifnya. Hitung sumbu atas dengan mengurangi nilai tertinggi di antara open dan close dari high. Hitung sumbu bawah dengan mengurangi low dari nilai terendah di antara open dan close. Tuliskan hasilnya dalam satuan harga.

  3. 03

    Hitung rentang penuh

    Kurangi low dari high untuk mendapatkan rentang penuh. Angka ini menunjukkan total pergerakan harga dalam periode tersebut. Rentang penuh sama dengan jumlah badan, sumbu atas, dan sumbu bawah. Periksa apakah hasil penjumlahan cocok dengan selisih high dan low.

  4. 04

    Bandingkan dengan candle sebelumnya

    Lihat candle tepat sebelum candle ini. Bandingkan posisi open, close, high, dan low-nya. Apakah candle ini membuat high lebih tinggi atau lebih rendah. Apakah low-nya lebih tinggi atau lebih rendah. Catat perbedaannya tanpa menyimpulkan arah.

  5. 05

    Ubah rentang ke rupiah jika perlu

    Kalikan rentang penuh dengan nilai per poin untuk ukuran kontrak Anda. Nilai per poin berbeda antar broker dan ukuran kontrak, jadi periksa spesifikasi akun Anda. Hasilnya adalah nilai rentang dalam rupiah. Angka ini hanya untuk perhitungan biaya dan hasil, bukan jaminan.

Kesalahan yang paling sering dilakukan di sini

Banyak pemula hanya melihat warna candle lalu langsung menyimpulkan arah, tanpa membaca keempat angkanya. Akibatnya, candle dengan badan kecil tetapi sumbu panjang dianggap sama dengan candle berbadan besar, padahal artinya berbeda. Kebiasaan lain adalah menganggap satu candle pasti menentukan arah berikutnya, padahal satu candle hanya mencatat satu potong waktu. Periksa open, high, low, dan close secara berurutan, lalu bandingkan dengan candle sebelumnya sebelum menilai apa pun.

Periksa diri Anda

Sebuah candle XAU/USD punya open 2.405,00, high 2.413,00, low 2.403,00, dan close 2.411,00. Berapa badan, sumbu atas, sumbu bawah, dan rentang penuhnya?

Badan = 2.411,00 - 2.405,00 = 6,00. Sumbu atas = 2.413,00 - 2.411,00 = 2,00. Sumbu bawah = 2.405,00 - 2.403,00 = 2,00. Rentang penuh = 2.413,00 - 2.403,00 = 10,00.

Dengan rentang penuh 10,00 poin dan nilai per poin untuk 0,10 lot sebesar Rp100.000,00 per poin, berapa nilai rentang itu dalam rupiah?

10,00 dikali Rp100.000,00 sama dengan Rp1.000.000,00. Angka ini hanya ilustrasi perhitungan; nilai per poin sebenarnya berbeda antar broker dan ukuran kontrak.

Pertanyaan yang muncul berikutnya

Apakah empat angka pada satu candle selalu tersedia di semua broker

Empat angka itu berasal dari harga yang tercatat di pasar, tetapi angka yang tampil di platform bisa berbeda antar broker. Broker dapat membulatkan harga, menambahkan spread, komisi, atau biaya swap di atas angka-angka tersebut. Karena itu, open, high, low, dan close pada satu broker belum tentu sama persis dengan broker lain. Selisihnya biasanya kecil, tetapi tetap perlu diperiksa sebelum menghitung.

Bagaimana cara menghitung nilai rentang candle dalam rupiah

Kalikan rentang penuh dalam poin dengan nilai per poin untuk ukuran kontrak yang dipakai. Nilai per poin berbeda antar broker dan ukuran kontrak, jadi tidak ada satu angka tetap. Misalnya rentang 10,00 poin dengan nilai Rp100.000,00 per poin menghasilkan Rp1.000.000,00. Angka itu hanya ilustrasi perhitungan, bukan hasil yang bisa dipastikan.

Apakah candle dengan badan kecil selalu berarti pasar sepi

Tidak selalu. Badan kecil hanya berarti jarak antara open dan close sedikit. Harga bisa saja sempat bergerak jauh lalu kembali, sehingga sumbu atas atau sumbu bawah menjadi panjang. Karena itu, badan perlu dibaca bersama sumbu dan rentang penuh. Satu candle hanya mencatat satu potong waktu, bukan arah berikutnya.

Mengapa candle ini harus dibandingkan dengan candle sebelumnya

Satu candle tidak berdiri sendiri. Perbandingan posisi open, close, high, dan low dengan candle sebelumnya memberi konteks. Apakah open lebih tinggi atau lebih rendah dari close sebelumnya, apakah high melewati high sebelumnya, dan apakah low menembus low sebelumnya. Tanpa perbandingan itu, bentuk candle mudah ditafsirkan keliru. Perbandingan ini juga membantu memeriksa apakah pergerakan masih berlanjut atau melambat.

Apakah satu candle bisa dipakai untuk menentukan arah harga berikutnya

Satu candle hanya mencatat apa yang sudah terjadi dalam satu potong waktu. Empat angkanya tidak memuat informasi tentang masa depan. Menilai arah berikutnya dari satu candle berarti menebak, bukan membaca. Yang bisa diperiksa adalah urutan open, high, low, close dan perbandingannya dengan candle sebelumnya. Pemeriksaan itu tidak menjanjikan hasil apa pun.

Apa yang perlu diperiksa sebelum memakai angka candle untuk menghitung biaya

Periksa dulu nilai per poin, ukuran kontrak, dan biaya yang berlaku di broker yang dipakai. Broker dapat membulatkan harga, menambahkan spread, komisi, atau biaya swap. Karena itu, hasil perhitungan dari angka candle hanya perkiraan, bukan angka pasti. Pemeriksaan ini dilakukan sebelum posisi dibuka, bukan sesudah.

Kata-kata yang dipakai di halaman ini

open
Harga pembukaan pada satu potong waktu candle. Angka ini menjadi titik awal perhitungan badan. Nilainya bisa berbeda antar broker karena pembulatan dan spread.
close
Harga penutupan pada satu potong waktu candle. Selisih antara close dan open membentuk badan. Arah warna badan biasanya ditentukan dari perbandingan keduanya.
sumbu atas
Jarak antara high dan nilai tertinggi di antara open atau close. Sumbu ini menunjukkan harga tertinggi yang sempat dicapai. Panjangnya diukur dalam satuan harga yang sama dengan badan.
rentang penuh
Selisih antara high dan low pada satu candle. Angka ini sama dengan jumlah badan, sumbu atas, dan sumbu bawah. Rentang penuh yang besar menandakan volatilitas tinggi pada periode itu.
nilai per poin
Nilai rupiah untuk setiap satu poin pergerakan harga pada ukuran kontrak tertentu. Angka ini berbeda antar broker dan ukuran kontrak. Nilai per poin dipakai untuk mengubah rentang poin menjadi rupiah.
Bappebti
Lembaga yang mengatur perdagangan berjangka di Indonesia. Namanya muncul saat memeriksa status broker. Ketentuan yang berlaku mengikuti aturan lembaga ini, bukan angka yang ditetapkan di halaman ini.

Yang perlu diingat

  • Satu candle memuat empat angka: open, high, low, dan close, untuk satu potong waktu.
  • Badan, sumbu atas, sumbu bawah, dan rentang penuh semuanya dihitung dari keempat angka itu.
  • Bandingkan candle ini dengan candle sebelumnya sebelum menilai apa pun.
  • Nilai per poin berbeda antar broker dan ukuran kontrak, jadi periksa dulu sebelum menghitung biaya.
Berikutnya dalam Membaca pasar: grafik, alat, dan instrumenTren, support dan resistance
Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko tinggi kehilangan uang. Sebagian besar akun ritel mengalami kerugian. Tidak ada apa pun di sini yang merupakan rekomendasi untuk berdagang atau ramalan hasil apa pun.Saripanduan kursus Anda