Pair dan kuotasi: arti 1.0850
Yang perlu diingat, kuotasi selalu terdiri dari dua angka. Angka pertama adalah harga jual, yaitu harga saat Anda menjual instrumen. Angka kedua adalah harga beli, yaitu harga saat Anda membeli instrumen. Selisih antara keduanya disebut spread, dan itu adalah biaya yang langsung Anda tanggung saat membuka posisi. Pada pasangan EUR/USD, kuotasi 1,0850 / 1,0852 berarti Anda dapat menjual satu euro seharga 1,0850 dolar AS, dan membeli satu euro seharga 1,0852 dolar AS. Perbedaan dua poin desimal terakhir itu bukan angka bulat, melainkan cerminan biaya transaksi yang diambil penyedia likuiditas. Untuk instrumen XAU/USD, kuotasi mungkin tampak seperti 2,410.00 / 2,410.50, dengan selisih yang juga bervariasi. Perlu dicatat, satu pip pada satu lot standar XAU/USD adalah angka yang berbeda-beda antar broker dan tergantung ukuran kontrak, jadi tidak ada satu angka pasti yang bisa disebutkan di sini. Regulator Bappebti mengawasi perdagangan berjangka di Indonesia, namun setiap broker memiliki ketentuan spread dan komisi masing-masing. Setoran dana umumnya melalui transfer bank atau dompet digital, dan biaya administrasi bisa muncul dari penyedia jasa pembayaran. Pahami dulu angka-angka ini sebelum menghitung potensi laba atau rugi.
Peran angka desimal dalam nilai uang
Kuotasi yang Anda lihat di platform adalah hasil pembagian dua harga: harga instrumen dalam mata uang dasar dan harga dalam mata uang kutipan. Pada EUR/USD, euro adalah mata uang dasar dan dolar Amerika Serikat adalah mata uang kutipan. Angka 1,0850 berarti satu euro dihargai 1,0850 dolar AS. Angka ini bukan sekadar label, melainkan rasio yang menghubungkan dua mata uang.
Setiap pasangan memiliki jumlah desimal yang berbeda. Pasangan mata uang utama umumnya menampilkan empat angka di belakang koma, sedangkan XAU/USD sering menampilkan dua angka di belakang koma. Posisi desimal terakhir inilah yang bergerak paling sering. Pergerakan satu satuan di posisi itu disebut satu poin. Nilai uang dari satu poin tidak sama untuk semua pasangan dan semua ukuran kontrak.
Nilai poin dalam rupiah dihitung dari ukuran kontrak yang Anda pilih. Ukuran kontrak adalah jumlah unit mata uang dasar yang diwakili satu lot. Broker menetapkan ukuran kontrak yang berbeda-beda, misalnya 1.000, 10.000, atau 100.000 unit. Karena ukuran kontrak berbeda, nilai poin per lot juga berbeda. Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua broker.
Untuk mengetahui nilai poin dalam rupiah, Anda perlu mengalikan ukuran kontrak dengan pergerakan harga, lalu mengonversinya ke IDR memakai kurs yang berlaku saat itu. Kurs IDR juga bergerak, sehingga nilai rupiahnya dapat berubah meski harga instrumen tidak berubah. Karena itu, nilai poin yang tertera di platform broker adalah angka yang paling relevan untuk akun Anda. Jika tidak tercantum, tanyakan langsung kepada broker.
Pengaruh ukuran lot pada biaya per transaksi
Biaya transaksi tidak hanya berupa spread. Beberapa broker mengenakan komisi terpisah, terutama pada akun dengan spread rendah. Komisi biasanya dihitung per lot per transaksi, dan besarnya bervariasi antar broker. Ada juga biaya swap atau bunga menginap jika posisi dibiarkan terbuka melewati batas waktu tertentu. Semua komponen ini mengurangi hasil akhir Anda.
Ukuran lot memperbesar atau memperkecil semua biaya tersebut secara proporsional. Jika Anda memperbesar lot dua kali, spread dan komisi per transaksi juga cenderung membesar mendekati dua kali. Namun, tidak selalu tepat dua kali karena pembulatan dan ketentuan broker. Karena itu, menghitung biaya sebelum membuka posisi lebih aman daripada menebak setelahnya.
Pada XAU/USD, satu lot standar umumnya mewakili 100 troy ons, tetapi angka ini bisa berbeda di tiap broker. Spread yang terlihat, misalnya 0,50 poin, belum termasuk komisi dan swap. Jika Anda membuka posisi dengan lot lebih kecil, nilai uang per poin ikut mengecil. Sebaliknya, lot besar membuat fluktuasi kecil pada harga terasa besar pada saldo akun.
Pemula sering hanya melihat potensi laba dari pergerakan harga dan melupakan biaya. Padahal, biaya muncul lebih dulu, tepat saat posisi dibuka. Spread langsung mengurangi nilai posisi Anda. Komisi dan swap menyusul kemudian. Menghitung ketiganya memberi gambaran biaya yang lebih jujur sebelum Anda mengambil keputusan.
Pemeriksaan sebelum menutup transaksi
Saat menutup posisi, Anda bertransaksi pada sisi harga yang berlawanan dengan saat membuka. Jika tadi Anda membeli, kini Anda menjual, dan sebaliknya. Harga yang Anda dapat adalah harga yang berlaku saat itu, bukan harga saat Anda membuka posisi. Selisih antara keduanya menentukan hasil bersih.
Hasil bersih dihitung dari selisih harga keluar dan harga masuk, dikurangi biaya yang belum terpotong. Untuk posisi beli, selisihnya adalah harga jual saat keluar dikurangi harga beli saat masuk. Untuk posisi jual, urutannya terbalik. Setelah itu, kurangi spread, komisi, dan swap jika ada. Angka akhirnya baru bisa disebut laba atau rugi.
Nilai rupiah dari hasil ini diperoleh dengan mengalikan selisih poin dengan nilai poin per lot, lalu mengonversi ke IDR. Karena nilai poin dan kurs IDR dapat berubah, perhitungan ulang saat menutup posisi lebih akurat daripada memakai angka lama. Catat juga waktu penutupan, karena swap dihitung berdasarkan periode tertentu.
Sebelum menekan tombol tutup, periksa kembali tiga hal: harga yang berlaku, biaya yang belum terpotong, dan nilai poin per lot di akun Anda. Ketiganya menentukan angka akhir yang masuk ke saldo. Tanpa ketiganya, Anda hanya menebak. Pemeriksaan singkat ini menghindarkan kejutan pada saldo setelah transaksi selesai.
Contoh perhitungan biaya spread pada XAU/USD
| Langkah | Jumlah | Catatan |
|---|---|---|
| Harga jual (bid) | 2.410,00 | Angka kuotasi sisi kiri, tempat Anda menjual |
| Harga beli (ask) | 2.410,50 | Angka kuotasi sisi kanan, tempat Anda membeli |
| Selisih (spread) | 0,50 | Hasil pengurangan 2.410,50 dikurangi 2.410,00 |
| Nilai spread dalam rupiah | Rp 5.000 | Jika nilai satu poin per lot standar adalah Rp 10.000, maka 0,50 poin sama dengan Rp 5.000. Angka ini dapat berbeda di tiap broker. |
Broker dapat membulatkan harga, mengenakan komisi tambahan, atau mengubah spread sesuai kondisi pasar. Pastikan Anda memeriksa spesifikasi kontrak yang berlaku.
Melakukannya sekali, langkah demi langkah
Langkah-langkah berikut membantu Anda membaca kuotasi dan menghitung biaya dengan urutan yang tetap, sekali jalan, tanpa melompati bagian mana pun.
- 01
Catat pasangan dan dua angkanya
Tulis pasangan yang Anda pilih, misalnya XAU/USD atau EUR/USD. Catat dua angka yang muncul: harga jual di kiri dan harga beli di kanan. Pastikan Anda tidak tertukar antara keduanya.
- 02
Hitung selisih spread dalam poin
Kurangi harga beli dengan harga jual untuk mendapat spread dalam poin. Pada XAU/USD 2.410,00 / 2.410,50, hasilnya 0,50 poin. Angka ini adalah biaya langsung saat posisi dibuka.
- 03
Cari nilai poin per lot
Buka spesifikasi kontrak di platform broker Anda dan temukan nilai poin per lot. Angka ini berbeda antar broker dan antar ukuran kontrak. Jika tidak ditemukan, tanyakan kepada broker sebelum melanjutkan.
- 04
Kalikan spread dengan nilai poin
Kalikan spread dalam poin dengan nilai poin per lot untuk mendapat biaya spread dalam mata uang kutipan. Konversikan ke IDR memakai kurs yang berlaku. Hasilnya adalah perkiraan biaya yang langsung Anda tanggung.
- 05
Tambahkan komisi dan swap
Periksa apakah broker mengenakan komisi per lot dan swap untuk posisi menginap. Jumlahkan keduanya dengan biaya spread. Total ini adalah biaya yang harus Anda perhitungkan sebelum mengharapkan hasil bersih.
- 06
Bandingkan dengan hasil kotor
Hitung selisih harga keluar dan harga masuk dalam poin, lalu kalikan dengan nilai poin per lot. Kurangi total biaya dari langkah sebelumnya. Angka akhir inilah yang menentukan laba atau rugi bersih Anda.
Kesalahan yang paling sering dilakukan di sini
Banyak pemula menganggap angka 1,0850 atau 2.410,00 sebagai bilangan bulat yang tidak memiliki nilai uang. Mereka lupa bahwa pergerakan satu poin terakhir pada pasangan mata uang atau emas bisa berarti sejumlah rupiah yang signifikan, tergantung ukuran lot. Akibatnya, mereka sering mengabaikan spread dan langsung membuka posisi tanpa menghitung biaya. Sebaiknya, sebelum transaksi, hitung dulu selisih harga beli dan harga jual, lalu kalikan dengan nilai poin per lot yang tertera di platform broker Anda. Jika nilai poin tidak jelas, tanyakan langsung kepada broker karena angka itu bervariasi.Periksa diri Anda
Jika kuotasi XAU/USD adalah 2.410,00 / 2.410,50 dan Anda membeli satu lot standar, berapa spread yang Anda bayar dalam poin?
Spread adalah 2.410,50 dikurangi 2.410,00 sama dengan 0,50 poin. Nilai uangnya bergantung pada nilai poin per lot yang ditetapkan broker, sehingga tidak bisa ditentukan tanpa data tersebut.
Pada kuotasi EUR/USD 1,0850 / 1,0852, berapa selisih antara harga jual dan harga beli?
Selisihnya adalah 1,0852 dikurangi 1,0850 sama dengan 0,0002 atau dua poin desimal terakhir.
Pertanyaan yang muncul berikutnya
Apa arti dua angka yang muncul di platform, misalnya 1,0850 / 1,0852?
Angka pertama adalah harga jual, yaitu harga saat Anda menjual instrumen. Angka kedua adalah harga beli, yaitu harga saat Anda membeli instrumen. Selisih antara keduanya disebut spread, dan itu adalah biaya yang langsung Anda tanggung saat membuka posisi. Pada pasangan EUR/USD, kuotasi 1,0850 / 1,0852 berarti Anda dapat menjual satu euro seharga 1,0850 dolar AS, dan membeli satu euro seharga 1,0852 dolar AS. Perbedaan dua poin desimal terakhir itu bukan angka bulat, melainkan cerminan biaya transaksi yang diambil penyedia likuiditas.
Mengapa nilai poin pada XAU/USD berbeda-beda di tiap broker?
Nilai poin ditentukan oleh ukuran kontrak yang ditetapkan broker. Ukuran kontrak adalah jumlah unit mata uang dasar yang diwakili satu lot. Broker dapat menetapkan ukuran kontrak yang berbeda-beda, misalnya 1.000, 10.000, atau 100.000 unit. Karena ukuran kontrak berbeda, nilai poin per lot juga berbeda. Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua broker, sehingga Anda perlu memeriksa spesifikasi kontrak yang berlaku di platform Anda.
Bagaimana cara menghitung nilai poin dalam rupiah?
Anda perlu mengalikan ukuran kontrak dengan pergerakan harga, lalu mengonversinya ke IDR memakai kurs yang berlaku saat itu. Kurs IDR juga bergerak, sehingga nilai rupiahnya dapat berubah meski harga instrumen tidak berubah. Karena itu, nilai poin yang tertera di platform broker adalah angka yang paling relevan untuk akun Anda. Jika tidak tercantum, tanyakan langsung kepada broker.
Apakah biaya transaksi hanya berupa spread?
Tidak. Beberapa broker mengenakan komisi terpisah, terutama pada akun dengan spread rendah. Komisi biasanya dihitung per lot per transaksi, dan besarnya bervariasi antar broker. Ada juga biaya swap atau bunga menginap jika posisi dibiarkan terbuka melewati batas waktu tertentu. Semua komponen ini mengurangi hasil akhir Anda.
Apa pengaruh ukuran lot terhadap biaya per transaksi?
Ukuran lot memperbesar atau memperkecil semua biaya tersebut secara proporsional. Jika Anda memperbesar lot dua kali, spread dan komisi per transaksi juga cenderung membesar mendekati dua kali. Namun, tidak selalu tepat dua kali karena pembulatan dan ketentuan broker. Karena itu, menghitung biaya sebelum membuka posisi lebih aman daripada menebak setelahnya.
Bagaimana peran regulator Bappebti dalam perdagangan berjangka di Indonesia?
Bappebti mengawasi perdagangan berjangka di Indonesia, termasuk valuta asing dan emas. Namun, setiap broker memiliki ketentuan spread dan komisi masing-masing. Setoran dana umumnya melalui transfer bank atau dompet digital, dan biaya administrasi bisa muncul dari penyedia jasa pembayaran. Pahami dulu angka-angka ini sebelum menghitung potensi laba atau rugi.
Kata-kata yang dipakai di halaman ini
- kuotasi
- Kuotasi adalah harga mata uang pertama dalam mata uang kedua. Pada pasangan EUR/USD, kuotasi 1,0850 berarti satu euro dihargai 1,0850 dolar Amerika Serikat. Kuotasi selalu terdiri dari dua angka: harga jual dan harga beli.
- spread
- Spread adalah selisih antara harga jual dan harga beli. Spread merupakan biaya yang langsung Anda tanggung saat membuka posisi. Besarnya spread bervariasi antar broker dan dapat berubah sesuai kondisi pasar.
- poin
- Poin adalah satuan pergerakan harga di desimal terakhir. Pada pasangan mata uang utama, satu poin biasanya adalah pergerakan di angka desimal keempat. Nilai uang dari satu poin berbeda-beda tergantung pasangan dan ukuran kontrak.
- ukuran kontrak
- Ukuran kontrak adalah jumlah unit mata uang dasar yang diwakili satu lot. Broker menetapkan ukuran kontrak yang berbeda-beda, misalnya 1.000, 10.000, atau 100.000 unit. Ukuran kontrak menentukan nilai poin per lot.
- lot
- Lot adalah satuan ukuran dalam transaksi forex dan CFD. Satu lot mewakili sejumlah unit mata uang dasar sesuai ketentuan broker. Ukuran lot mempengaruhi nilai poin dan biaya transaksi.
- swap
- Swap adalah biaya atau bunga menginap yang dikenakan jika posisi dibiarkan terbuka melewati batas waktu tertentu. Besarnya swap bervariasi antar broker dan tergantung pada pasangan mata uang. Swap dapat mengurangi hasil akhir Anda.
Yang perlu diingat
- Kuotasi adalah harga mata uang pertama dalam mata uang kedua, dan selalu terdiri dari harga jual dan harga beli.
- Spread adalah selisih harga jual dan harga beli, yang merupakan biaya langsung saat membuka posisi.
- Nilai poin dalam rupiah dihitung dari ukuran kontrak dan kurs IDR yang berlaku, sehingga berbeda-beda antar broker.
- Periksa spesifikasi kontrak, biaya komisi, dan swap sebelum membuka posisi.