Lewati ke konten

Apa yang terjadi saat Anda menekan Beli

Dasar: cara kerja transaksi dan akun3 menit baca
Yang Anda pelajari dalam 3 menitDi pelajaran ini Anda akan mengikuti satu perjalanan order dari awal sampai akhir: dari saat Anda menekan tombol Beli di platform, order itu dikirim, diisi pada suatu harga, menjadi posisi terbuka, lalu ditutup. Setiap langkah punya biaya yang melekat, dan biaya itu dinyatakan dalam rupiah. Contoh memakai XAU/USD di sekitar 2.410,00 dan akun dengan modal Rp10.000.000.

Tujuannya bukan memprediksi harga, tetapi agar Anda tahu ke mana uang Anda pergi di setiap langkah.

2,410.022,410.34BeliJualUntungXAU/USDWaktu →
Diagram skematis empat langkah order: perintah Beli dari platform, pengisian pada harga tertentu, posisi terbuka, lalu penutupan posisi; setiap langkah diberi label biaya yang mungkin muncul.

Pemeriksaan sebelum menekan Beli

Sebelum menekan Beli, periksa tiga hal di platform Anda. Pertama, pastikan harga yang tertera adalah harga saat itu, bukan harga beberapa detik lalu. Kedua, periksa ukuran kontrak yang akan dipakai, karena ukuran menentukan nilai per poin. Ketiga, periksa biaya yang mungkin muncul, seperti spread, komisi, dan biaya inap. Tanpa ketiga pemeriksaan ini, Anda tidak tahu berapa rupiah yang benar-benar dipertaruhkan.

Spread adalah selisih antara harga beli dan harga jual. Saat Anda membeli, Anda langsung masuk pada harga jual yang lebih tinggi. Selisih itu adalah biaya pertama yang melekat pada langkah pertama. Besarnya spread berbeda antar broker dan antar waktu, jadi periksa angka spread di platform Anda sebelum menekan Beli.

Komisi adalah biaya yang dikenakan broker per transaksi. Tidak semua broker mengenakan komisi, dan besarnya bervariasi. Jika ada komisi, biaya itu muncul saat order diisi, bukan saat posisi ditutup. Catat angka komisi dalam rupiah agar Anda bisa menghitung total biaya di akhir.

Biaya inap adalah biaya yang dikenakan jika posisi ditahan melewati batas waktu tertentu, biasanya malam hari. Biaya ini bisa muncul pada malam pertama, bukan hanya setelah beberapa malam. Besarnya biaya inap bervariasi antar broker dan bisa berubah. Periksa jadwal dan besar biaya inap di spesifikasi kontrak.

Perjalanan order dari platform ke posisi terbuka

Saat Anda menekan Beli, order dikirim dari platform ke broker. Proses ini memakan waktu, meskipun singkat. Selama waktu itu, harga bisa bergerak. Order Anda tidak selalu diisi pada harga yang Anda lihat saat menekan tombol. Ini yang disebut slippage, dan besarnya bervariasi.

Setelah order diterima, broker mengisi order pada harga yang tersedia saat itu. Harga pengisian bisa berbeda dari harga yang Anda minta. Jika order diisi, posisi terbuka Anda tercatat di platform. Posisi ini menunjukkan ukuran, harga masuk, dan biaya yang sudah melekat.

Posisi terbuka berarti Anda memiliki hak dan kewajiban atas pergerakan harga. Selama posisi terbuka, Anda bisa memantau keuntungan atau kerugian secara real-time. Namun, angka yang tertera belum final karena biaya inap bisa bertambah setiap malam. Anda baru tahu hasil bersih setelah posisi ditutup.

Menutup posisi dan menghitung hasil bersih

Menutup posisi berarti Anda melakukan order berlawanan dengan posisi awal. Jika Anda membeli, Anda menutup dengan menjual. Order penutupan juga melewati langkah yang sama: dikirim, diisi, dan biaya melekat. Harga penutupan bisa berbeda dari harga yang Anda lihat.

Setelah posisi ditutup, Anda bisa menghitung hasil kotor dari selisih harga. Hasil kotor adalah selisih poin dikali nilai per poin. Nilai per poin berbeda antar broker dan ukuran kontrak. Pastikan Anda memakai nilai per poin yang benar sesuai spesifikasi kontrak Anda.

Hasil bersih adalah hasil kotor dikurangi semua biaya. Biaya meliputi spread, komisi, dan biaya inap. Jika biaya inap dikenakan per malam, kalikan dengan jumlah malam posisi ditahan. Hasil bersih inilah yang benar-benar Anda terima atau bayar. Catat semua biaya sejak awal agar tidak terkejut.

Catatan biaya sebelum dan sesudah posisi ditutup

Sebelum menekan Beli, siapkan catatan sederhana berisi empat baris: harga yang terlihat di layar, harga yang benar-benar terisi, biaya yang dipotong di muka, dan biaya yang muncul selama posisi terbuka. Baris pertama dan kedua jarang sama persis, karena harga bergerak antara saat Anda menekan tombol dan saat order diisi. Selisih itu bukan kesalahan Anda, melainkan bagian dari cara order bekerja. Tulis keduanya, bukan hanya salah satu.

Setelah posisi ditutup, jumlahkan semua potongan yang tercatat di riwayat akun, lalu kurangi dari selisih harga kotor. Angka akhir inilah yang benar-benar berpindah ke saldo Anda. Jika hasilnya berbeda dari perkiraan, periksa satu per satu: biaya mana yang lebih besar dari dugaan, dan pada langkah mana ia muncul. Cara ini membuat Anda mengenali pola biaya akun sendiri, bukan mengandalkan angka umum yang beredar di forum.

Perlu diingat bahwa besaran biaya berbeda antara satu broker dan broker lain, dan juga antara satu jenis akun dan akun lainnya. Karena itu, angka pada contoh mana pun hanya berlaku untuk contoh itu. Buka halaman spesifikasi kontrak di platform Anda, catat angkanya, lalu bandingkan dengan hasil nyata setelah beberapa posisi ditutup. Jika selisihnya konsisten, Anda sudah punya gambaran biaya yang cukup akurat untuk akun Anda sendiri.

Simpan catatan ini untuk setiap posisi, bukan hanya yang menguntungkan. Pola biaya paling jelas terlihat justru pada posisi yang hasil kotornya kecil. Dari situ Anda bisa menilai apakah ukuran posisi yang dipakai sudah sepadan dengan biaya yang menyertainya. Catatan yang rapi juga memudahkan Anda memeriksa kembali keputusan lama tanpa mengandalkan ingatan.

Empat langkah satu order XAU/USD

LangkahJumlahCatatan
Langkah 1: perintah Beli dikirimRp0Mengirim perintah dari platform tidak dikenakan biaya; biaya baru muncul saat order diisi.
Langkah 2: order diisi pada harga 2.410,00Rp0Harga pengisian adalah harga yang disetujui; selisih dengan harga beli berikutnya (spread) baru terlihat saat Anda menutup posisi.
Langkah 3: posisi terbuka (biaya inap harian)Rp15.000 per malamBiaya inap dihitung dari nilai posisi; angka ini bervariasi antar broker dan bergantung pada ukuran kontrak.
Langkah 4: posisi ditutup, hasil bersihRp985.000Selisih harga 2.430,00 dikurangi 2.410,00 = 20,00 poin; 20,00 x 50.000 = Rp1.000.000, lalu dikurangi biaya inap Rp15.000.

Broker dapat membulatkan harga, menambahkan komisi, atau mengenakan biaya inap yang berbeda. Satu pip pada satu lot standar XAU/USD adalah angka yang bervariasi antar broker dan ukuran kontrak, jadi selalu periksa spesifikasi kontrak di platform Anda.

Melakukannya sekali, langkah demi langkah

Ikuti langkah-langkah berikut untuk melihat sendiri perjalanan satu order XAU/USD, dari menekan Beli sampai posisi ditutup.

  1. 01

    Periksa spesifikasi kontrak

    Buka spesifikasi kontrak XAU/USD di platform Anda. Catat ukuran kontrak, nilai per poin, spread saat itu, komisi, dan biaya inap. Angka-angka ini berbeda antar broker, jadi jangan menganggap sama. Catat dalam rupiah agar mudah dihitung.

  2. 02

    Hitung biaya di muka

    Jumlahkan spread, komisi, dan perkiraan biaya inap untuk satu malam. Misalnya, spread 0,50 poin x Rp50.000 = Rp25.000. Komisi Rp20.000. Biaya inap Rp15.000. Total biaya di muka Rp60.000. Angka ini akan mengurangi hasil kotor Anda.

  3. 03

    Tekan Beli dan catat harga pengisian

    Tekan Beli pada platform Anda. Lihat harga yang tertera saat order diisi. Harga ini mungkin berbeda dari yang Anda lihat sebelumnya. Catat harga pengisian dan waktu pengisian. Ini adalah titik awal posisi terbuka Anda.

  4. 04

    Pantau posisi terbuka

    Setelah posisi terbuka, pantau pergerakan harga. Perhatikan apakah biaya inap sudah muncul di akun Anda. Jika posisi ditahan lebih dari satu malam, biaya inap akan bertambah. Catat setiap biaya yang muncul.

  5. 05

    Tutup posisi dan hitung hasil kotor

    Tekan Jual untuk menutup posisi. Catat harga penutupan. Hitung selisih poin antara harga masuk dan harga keluar. Kalikan dengan nilai per poin untuk mendapat hasil kotor. Misalnya, selisih 20,00 poin x Rp50.000 = Rp1.000.000.

  6. 06

    Kurangi biaya untuk hasil bersih

    Kurangi hasil kotor dengan total biaya. Total biaya adalah spread + komisi + (biaya inap x jumlah malam). Hasilnya adalah hasil bersih. Bandingkan dengan rencana awal Anda. Jika hasil bersih negatif, Anda mengalami kerugian.

Kesalahan yang paling sering dilakukan di sini

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap tombol Beli hanya menandai satu transaksi, padahal order itu melewati empat langkah dan setiap langkah bisa memunculkan biaya. Banyak orang juga mengira biaya inap hanya muncul jika posisi ditahan berhari-hari, lalu terkejut saat melihat potongan kecil di malam pertama. Sebaiknya catat dulu semua biaya yang mungkin muncul sebelum menekan Beli, lalu bandingkan dengan hasil akhir saat posisi ditutup. Dengan begitu, Anda tahu apakah hasil bersih masih sesuai dengan rencana awal.

Periksa diri Anda

Jika Anda membeli XAU/USD di 2.410,00 lalu menutupnya di 2.430,00 dengan ukuran 1 lot standar dan nilai 1 poin Rp50.000, berapa hasil kotornya sebelum biaya?

Selisih 20,00 poin x Rp50.000 = Rp1.000.000.

Dari hasil kotor Rp1.000.000, jika biaya inap Rp15.000 per malam dan posisi ditahan 2 malam, berapa hasil bersihnya?

Rp1.000.000 - (2 x Rp15.000) = Rp1.000.000 - Rp30.000 = Rp970.000.

Pertanyaan yang muncul berikutnya

Mengapa harga pengisian order bisa berbeda dari harga yang saya lihat di layar

Order Anda membutuhkan waktu singkat untuk sampai ke broker. Selama waktu itu, harga di pasar bisa bergerak. Karena itu, order tidak selalu diisi pada harga yang Anda lihat saat menekan tombol. Selisih ini disebut slippage, dan besarnya berbeda antar broker serta antar waktu. Periksa catatan eksekusi di platform Anda untuk melihat harga pengisian yang sebenarnya.

Apakah biaya inap langsung muncul pada malam pertama

Bisa. Biaya inap tidak menunggu posisi ditahan berhari-hari. Jika posisi Anda masih terbuka saat batas waktu harian terlewati, biaya itu dapat dikenakan pada malam pertama. Besarnya berbeda antar broker dan bisa berubah dari waktu ke waktu. Periksa jadwal dan besar biaya inap di spesifikasi kontrak sebelum menahan posisi.

Bagaimana cara mengetahui nilai satu poin XAU/USD dalam rupiah

Nilai satu poin bergantung pada ukuran kontrak dan spesifikasi dari broker Anda. Angka ini tidak sama di semua broker, jadi tidak ada satu angka tetap yang berlaku umum. Buka spesifikasi kontrak di platform Anda dan cari keterangan nilai per poin. Setelah angkanya diketahui, kalikan dengan jumlah poin pergerakan untuk mendapat nilai dalam rupiah.

Apa saja biaya yang melekat pada setiap langkah order

Langkah pertama, saat order dikirim, biasanya melekat spread. Langkah pengisian dapat melekat komisi jika broker Anda mengenakannya. Langkah posisi terbuka dapat melekat biaya inap setiap malam. Langkah penutupan menutup posisi dan menjadi titik Anda menghitung hasil bersih. Catat setiap biaya dalam rupiah agar totalnya jelas.

Mengapa hasil bersih baru diketahui setelah posisi ditutup

Selama posisi masih terbuka, angka keuntungan atau kerugian di layar belum final. Biaya inap dapat bertambah setiap malam yang dilewati. Selain itu, harga penutupan belum terbentuk sampai Anda menutup posisi. Setelah ditutup, barulah semua biaya bisa dijumlahkan dan hasil bersih dihitung. Karena itu, hasil akhir hanya pasti pada saat penutupan.

Apakah semua broker mengenakan komisi dan biaya inap

Tidak. Tidak semua broker mengenakan komisi per transaksi, dan besarnya pun bervariasi. Biaya inap juga berbeda antar broker, baik jadwal maupun besarannya. Ada broker yang memasukkannya ke dalam spread, ada yang memisahkannya. Karena itu, periksa spesifikasi kontrak di platform Anda, bukan mengandalkan anggapan umum.

Kata-kata yang dipakai di halaman ini

spread
Selisih antara harga beli dan harga jual yang tertera di platform. Saat membeli, Anda langsung masuk pada harga jual yang lebih tinggi. Selisih itu menjadi biaya pertama yang melekat pada langkah pertama.
komisi
Biaya yang dikenakan broker untuk setiap transaksi. Tidak semua broker mengenakannya, dan besarnya berbeda-beda. Jika ada, biaya ini muncul saat order diisi, bukan saat posisi ditutup.
biaya inap
Biaya yang dikenakan jika posisi ditahan melewati batas waktu tertentu, biasanya malam hari. Biaya ini bisa muncul pada malam pertama. Besarnya bervariasi antar broker dan dapat berubah.
slippage
Selisih antara harga yang Anda lihat saat menekan tombol dan harga saat order benar-benar diisi. Terjadi karena harga bergerak selama order dikirim. Besarnya berbeda antar broker dan antar waktu.
posisi terbuka
Kondisi saat order Anda sudah diisi dan tercatat di platform. Posisi ini menunjukkan ukuran, harga masuk, dan biaya yang sudah melekat. Selama terbuka, hasil bersih belum final karena biaya inap bisa bertambah.
hasil bersih
Angka akhir setelah semua biaya dikurangkan dari hasil kotor. Angka ini baru diketahui setelah posisi ditutup. Sebelum itu, yang terlihat di layar masih bisa berubah.

Yang perlu diingat

  • Satu order melewati empat langkah: dikirim, diisi, menjadi posisi terbuka, lalu ditutup.
  • Setiap langkah dapat memunculkan biaya, dan biaya itu dinyatakan dalam rupiah.
  • Spread, komisi, dan biaya inap berbeda antar broker, jadi periksa spesifikasi kontrak di platform Anda.
  • Hasil bersih hanya pasti setelah posisi ditutup dan semua biaya dijumlahkan.
Berikutnya dalam Dasar: cara kerja transaksi dan akunPair dan kuotasi: arti 1.0850
Perdagangan forex dan CFD memiliki risiko tinggi kehilangan uang. Sebagian besar akun ritel mengalami kerugian. Tidak ada apa pun di sini yang merupakan rekomendasi untuk berdagang atau ramalan hasil apa pun.Saripanduan kursus Anda